Ini 5+ Penyebab Kenapa Kucing Jalan Sempoyongan

Ini 5+ Penyebab Kenapa Kucing Jalan Sempoyongan - Kucing merupakan salah satu hewan yang banyak di pelihara oleh orang-orang karena berbagai alasan, ada yang memelihara karena tingkah lakunya yang lucu, memiliki warna dan bulu yang cantik, atau memang karena senang saja kepada kucing.

foto: instagram @naystbu.golden

Kita mungkin sangat sering melihat kucing di sekitaran rumah atau lingkungan, kucing liar pun biasanya banyak berkeliaran sehingga sudah sangat tidak asing lagi dengan hewan ini. Terdapat beberapa jenis kucing dengan ras yang berbeda-beda, masing-masing ras kucing ini memiliki perbedaan dan tidak sama.

Memelihara kucing di rumah menjadi kesenangan tersendiri, terdapat rasa menyayangi apalagi jika sudah bersama-sama sejak lama. Melihat tingkah lakunya yang lucu kadang membuat kita ingin tertawa dan mencubitnya karena gemas.

Kucing termasuk hewan yang rentan sakit, beberapa penyakit sering muncul pada kucing. Penyakit ini bisa terjadi karena cuaca yang tidak menentu, tertular dari kucing lain, stress, infeksi, ataupun beberapa penyebab lainnya yang dapat mengganggu kesehatan.


Kenapa Kucing Jalan Sempoyongan? 

Melihat kucing kesayangan kita sakit, tentunya sangat mengkhawatirkan kita sebagai pemilik dan takut terjadi apa-apa. Kucing akan terlihat tanda-tanda murung dan pasif ketika dia sedang ada masalah pada tubuhnya. Ada kalanya kejadian seperti ini pasti terjadi ketika kita merawat kucing.

Setiap penyakit yang menyerang pada kucing hampir memiliki gejala yang sama namun tidak semua, kita sebagai pemiliknya mesti mengidentifikasi penyakit apa yang menyerang pada kucing. Lakukan pemeriksaan pada setiap bagian tubuh kucing, di mulai dari kepala, badan, kaki, hingga ekor.

Tentunya kita ingin kucing yang sedang sakit kembali sehat lagi seperti biasa, langkah termudahnya adalah membawa kucing ke klinik untuk di periksa oleh dokter hewan.

Salah satu gejala penyakit yang menyerang kucing adalah kucing jalan sempoyongan. Apakah kucing Anda pernah mengalami hal itu? Saat mengetahui kucing berjalan sempoyongan, pastinya akan sangat kaget dan bertanya-tanya kenapa bisa terjadi. Ketika kucing jalan sempoyongan seperti mabuk, ada beberapa kemungkinan yang terjadi, salah satunya karena penyakit Cerebellar Hypoplasia.


Apa Itu Cerebellar Hypoplasia?

Cerebellar Hypoplasia adalah penyakit yang menyerang kucing yang mengganggu kesehatan kucing khususnya sistem motorik, keseimbangan tubuh, dan kesadaran spasial sehingga menyebabkan kucing berjalan sempoyongan seperti sedang mabuk. Tapi, penyakit ini terjadi dari bawaan kucing lahir yang biasa juga disebut dengan cat syndrome.

Namun, penyebab kucing jalan yang sempoyongan tidak hanya karena terkena penyakit saja, bisa saja terjadi karena sebab yang lain. 

Jangan pernah menganggap remeh kondisi kucing yang jalan sempoyongan, dengan munculnya tanda tersebut berarti ada yang salah dengan kondisi tubuhnya. Bila perlu, segera tangani sesegera mungkin untuk dibawa ke klinik hewan.

Nah, kemudian apa saja penyebab lainnya yang menyebabkan kucing jalan sempoyongan? Silahkan baca dan simak artikel ini hingga akhir.


Ini 5+ Penyebab Kenapa Kucing Jalan Sempoyongan 

1. Dehidrasi

Seperti yang kita ketahui, kucing tidak boleh kekurangan asupan cairan sampai dehidrasi. Kucing memerlukan sekitar 50 mili liter (ML) air per-kilogram berat tubuhnya. Akan sangat berakibat fatal apabila kucing sampai mengalami dehidrasi parah yang akan menyebabkan terserang penyakit ginjal. Maka dari itu, perhatikan asupan air minum kucing tetap tercukupi dan terjaga. 

Saat kucing mengalami penyakit ginjal karena dehidrasi, dia akan menahan sakitnya dengan berjalan sempoyongan.


2. Keracunan

Kucing memiliki indra penciuman yang kuat saat adanya makanan, pada saat sedang berkeliaran bermain diluar rumah terkadang memakan sesuatu yang ditemuinya. 

Banyak kasus terjadi keracunan pada kucing saat berkeliaran diluar rumah, bahkan ada yang hingga mati karena racun yang sudah menyebar ke seluruh tubuh. Umumny keracunan ini terjadi karena kucing memakan daging yang di lumuri racun tikus, kucing akan lemas setelahnya dan apabila tidak mendapat pertolongan bisa mati.

Tanda kucing keracunan bisa terlihat ketika berjalan sempoyongan, lemas tidak kuat untuk berdiri, keluarnya busa dari mulut kucing. Saat tahu kucing mengalami keracunan, segera lakukan pertolongan dengan membawanya ke klinik dengan cepat karena jika tidak racun akan menyebar dengan sangat cepat.  


3. Cerebellar Hypoplasia

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Cerebellar Hypoplasia ini penyakit yang terjadi dari bawaan lahir si kucing. Kitten yang mengalami ini akan memunculkan gejala-gejala yang menunjukkan terserang Cerebellar Hypoplasia.

Kitten yang terserang Cerebellar Hypoplasia terbagi pada beberapa tingkatan, dimulai dari tingkatan yang ringan hingga berat. 

Tingkatan Cerebellar Hypoplasia ringan akan menunjukkan gejala sebagai berikut :

  • Berjalan sempoyongan.
  • Kehilangan keseimbangan (kadang-kadang).
  • Bisa berlari, memanjat, berjalan, dan melompat.
Tingkatan Cerebellar Hypoplasia sedang akan menunjukkan gejala sebagai berikut :

  • Kepala terlihat bergetar.
  • Saat berjalan sering hilang keseimbangan hingga terjatuh.
  • hanya bisa memanjat saja.

Tingkatan Cerebellar Hypoplasia sedang akan menunjukkan gejala sebagai berikut :

  • Sering terjatuh karena sulit mengatur keseimbangan.
  • Sulit untuk berjalan normal.
  • Kepala sangat sering bergetar.


Kabar buruknya, sampai saat ini tidak ada cara pasti untuk mengobati penyakit Cerebellar Hypoplasia ini. Namun, Anda masih tetap bisa mengajak bermain kucing seperti biasa untuk melatih otot-otot pada kakinya.


4. Ataksia

Penyebab lainnya yang menyebabkan kucing jalan sempoyongan adalah Ataksia. Ataksia merupakan penyakit yang mengganggu sistem saraf yang terjadi pada beberapa hewan, termasuk pada kucing.  

Penyakit Ataksia ini terbagi pada 3 jenis, yaitu Ataksia Serebelum (Otak Kecil), Ataksia Vestibular dan Ataksia Sensorik.

Saat kucing terserang Ataksia, Anda bisa membawa kucing kesayangan kalian ke klinik terdekat untuk di periksa oleh dokter hewan, dengan begitu kucing bisa kembali sehat dan normal kembali. 

5. Cedera Pada Kepala

Kucing memang dikenal memiliki tingkah lakunya yang unik sampai terkadang dibuat pusing saat melihatnya. Kita sebagai pemilik dan perawat pun kadang-kadang tidak selalu memantau terus sang kucing saat bermain. 

Pada saat bermain inilah, kucing bisa terjadi cedera pada kepala yang dapat menyebabkan kucing berjalan sempoyongan. Entah karena terkena benda yang mengenai kepalanya, terjatuh, atau menabrak pada saat berlari ketika sedang bermain.

Pada saat kucing terlihat sempoyongan setelah mengalami cedera, berarti ada masalah yang serius pada kepalanya. Sesegera mungkin untuk membawanya ke klinik hewan terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.


Penutup

Demikianlah pembahasan konten artikel tentang Ini 5+ Penyebab Kenapa Kucing Jalan Sempoyongan. Semoga dengan adanya artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat serta pengetahuan wawasan baru mengenai kucing.

Terimakasih sudah berkunjung dan membaca konten artikel ini hingga akhir. Mohon maaf apabila ada kesalahan kata ataupun kalimat dalam penulisan artikel ini. Jangan lupa untuk membagikan dan merekomendasikan artikel ini pada rekan-rekan sekitarmu. 

Jika ada pertanyaan, silahkan tuliskan pada kolom komentar ya.

Related Posts

Posting Komentar