Hati-Hati, Ini 5+ Penyebab Burung Kenari Mati Secara Mendadak

Hati-Hati, Ini 5+ Penyebab Burung Kenari Mati Secara Mendadak - Memelihara burung kenari menjadi salah satu hobi yang menyenangkan bagi sebagian orang. Suaranya yang merdu, bulunya yang cantik, dan bentuk tubuh yang unik menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang memilih kenari sebagai hewan peliharaannya. 

foto: instagram @jrcanary

Memiliki burung kenari sebagai hewan peliharaan tidak hanya sekedar memeliharanya saja, namun juga ada yang menjadikan sebagai bisnis dengan mebudidayakan kenari. Selain itu, kompetisi ataupun lomba juga bisa dijadikan sebagai ajang tolak ukur apakah kenari milik kita sudah baik atau tidak. 

Pemenang lomba sendiri biasanya akan di hadiahi uang pembinaan dan trophy juara. Selain mendapatkan sejumlah hadiah, harga burung kenari yang memenangi perlombaan akan meningkat drastis. 

Namun untuk menjadi pemenang dalam suatu perlombaan burung kenari, perlu perawatan yang ekstra agar burung kenari mendapatkan hasil yang maksimal, perawatan yang biasa-biasa saja akan sangat sulit menjadi pemenang.


Gejala Burung Kenari Sedang Terserang Penyakit

Dalam memelihara burung kenari, tentunya perlu menguasai beberapa teknik dan ilmunya terlebih dahulu sebelum memilikinya. Sebenarnya, untuk memelihara burung kenari cukup mudah bahkan bagi seorang pemula sekalipun.

Pemeliharaan burung kenari secara umum yaitu memberinya pakan, memandikan, menjemur, menjaga kebersihan, dan memberikan vitamin secara rutin. Agar kenari lebih gacor lagi, perlu perawatan ekstra yang mesti dilakukan.

Hal yang paling tidak disukai oleh setiap pemilik hewan peliharaan adalah ketika hewan sedang sakit. Saat hewan terserang penyakit, akan timbul gejala yang tidak biasa seperti pada saat sedang sehat.

Beberapa gejala saat kenari sedang sakit yaitu :

  • Cenderung pendiam dan jarang berkicau.
  • Tidak aktif seperti biasanya (pasif).  
  • Lebih banyak minum daripada makan.
  • Murung.
  • Bulu terlihat kering dan rusak.
  • Mata terlihat bengkak, berair dan memerah.
  • Adanya lendir pada bagian hidungnya.
  • dan lain sebagainya.

5+ Penyebab Burung Kenari Yang Mati Mendadak

Ketika burung kenari sedang sakit, jangan didiamkan terlalu lama dan segera lakukan pengobatan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Kemungkinan terburuk pada saat burung kenari sedang sakit namun didiamkan adalah kematian.

Banyak kasus kematiian secara mendadak pada burung kenari yang sering terjadi, biasanya hal ini terjadi karena kenari diserang penyakit mematikan dan tidak mendapatkan pertolongan pertama.

Meskipun burung terserang penyakit, terkadang burung dapat menyembunyikan penyakitnya dan terlihat biasa-biasa saja. Sehingga, sebagai pemilik tidak sadar burung sedang terserang penyakit.

Tentunya kenari yang mati secara mendadak terjadi karena adanya sebab, lantas apa yang menyebabkan burung kenari bisa mati secara mendadak? Berikut ini penyebab burung kenari yang mati secara mendadak :

1. Terserang Penyakit Infeksi Pernafasan

Salah satu penyakit mematikan yang sering menyerang spesies burung adalah penyakit infeksi pernafasan. Penyakit ini dapat menyerang juga pada burung kenari, ketika kenari terserang penyakit ini dapat menyebabkan kematian secara mendadak. 

Hal tersebut terjadi karena kenari tidak dapat bernafas dengan baik dan terjadi gangguan pada pernafasannya. Infeksi pernafasan biasanya muncul pada saat pergantian musim, baik itu dari musim hujan ke musim kemarau ataupun musim kemarau ke musim penghujan.

Sebagai pemilik dan pemelihara kenari, harus sangat jeli dalam memperhatikan hewan kesayangan kita. Burung kenari dapat menyembunyikan beberapa gejala dari penyakit infeksi pernafasan ini. Maka dari itu, mengecek secara berkala akan jauh lebih baik untuk mencegah terjadinya sesuatu yang lebih parah.

Perhatikan tingkah laku dari kenari, apabila terdapat perbedaan dari biasanya, itu merupakan tanda ataupun ciri-ciri sedang terserang penyakit. 


2. Keracunan Bahan Kimia

Kematian burung kenari secara mendadak tidak hanya diakibatkan oleh virus penyakit, melainkan juga bisa terjadi karena adanya racun yang masuk pada tubuh burung kenari. 

Racun yang masuk pada tubuh burung kenari bisa bersumber dari bahan kimia yang terdapat pada serangga, tanaman, air kimia disekitar, ataupun hal lainnya yang mengandung bahan kimia berbahaya.

Apabila memiliki bahan-bahan kimia yang berbahaya, akan lebih baik jika disimpan dan dijauhkan dari sarang burung kenari. Karena kita tidak bisa mengawasi secara terus menerus burung kenari selama 24 jam nonstop. 


3. Mengalami Stres

Burung kenari yang sedang stres bisa juga menjadi sebab kematian burung secara mendadak. Banyak sebab yang dapat menjadi penyebab burung kenari bisa mengalami stres. 

Burung kenari yang mengalami stres akan terlihat gejala-gejala secara umum, pada saat terlihat gejala inilah yang mesti dilakukan adalah mencegahnya untuk tidak lebih parah lagi.

Pada saat burung kenari sedang stres, jangan hanya didiamkan begitu saja dan menganggap enteng masalah tersebut. Burung kenari merasa tidak nyaman pada saat stres dan akan mengalami kematian jika didiamkan tanpa diberikan pertolongan. Biasanya, kematian burung yang mengalami stres akan mati secara perlahan-lahan.


4. Terlalu Lama Terpapar Sinar Matahari

Memang benar bahwa menjemur burung kenari secara rutin itu sangat baik bagi perkembangan burung. Namun, perlu diingat juga bahwa penjemuran burung secara berlebihan itu sangat tidak baik bahkan akan mengalami masalah baru pada burung.

Jemur burung kenari kurang lebih 2 jam lamanya hingga pukul 10 pagi saja, setelah itu jauhkan dari paparan sinar matahari. 

Ketika burung terlalu lama terkena paparan sinar matahari yang menyorot, akan terjadi kelebihan sinar matahari yang diterima dan tidak sebanding dengan aktivitas yang dilakukan.

Kematian secara mendadak bisa terjadi juga karena terlalulama terpapar sinar matahari, hal ini dapat terjadi jika burung sedang sakit lalu dijemur dengan waktu yang sangat lama. Baiknya hanya dijemur pada pagi hari saja, jangan pada siang hari.


5. Makanan Tidak Higienis

Makanan yang tidak sehat akan menyebabkan perkembangan tubuh  burung menjadi terhambat, selain terhambat juga akan menimbulkan penyakit dari virus yang dihasilkan dari pakan yang tidak higienis.

Beberapa pakan yang kotor, tidak layak makan, berjamur harus dibersihkan dari wadah pakan burung, ganti juga air yang ada dalam sangkar secara berkala.

Untuk mencegahnya, pastikan pakan yang diberikan pada burung adalah baru. Pastikan juga bahwa pakan yang diberikan masih layak untuk dimakan.


Penutup

Demikianlah artikel tentang Hati-Hati, Ini 5+ Penyebab Burung Kenari Mati Secara Mendadak. Bagaimana artikelnya? Semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda yang membacanya serta dapat memberikan wawasan yang baru mengenai burung kenari.

Terimakasih sudah membaca artikel ini hingga akhir, jangan lupa untuk merekomendasikan dan membagikan konten artikel ini ke rekan-rekan sekitarmu ya. Mohon maaf apabila ada kesalahan kata ataupun kalimat dalam penulisan artikel, harap di maklum.

Jika ada pertanyaan seputar isi dari artikel ini, silahkan tanyakan pada kolom komentar dibawah ini.


Related Posts

Posting Komentar