Jenis Penyakit Burung Puyuh & Cara Pengobatannya

Jenis Penyakit Burung Puyuh & Cara Pengobatannya - Sebagai seorang pembudidaya burung puyuh pastinya wajib mengetahui berbagai macam informasi yang berkaitan dengan burung puyuh, seperti informasi perawatannya, reproduksi, jenis penyakit, ataupun informasi lainnya mengenai burung puyuh.

foto: instagram @goldenpuyuh

Informasi-informasi tersebut sangat penting karena nantinya akan berguna bagi kita sebagai seorang peternak burung puyuh dalam merawat dan mengembangbiakan. Perlu ketelitian dalam memelihara burung puyuh karena akan mempengaruhi tumbuh kembang sang puyuh.

    Setiap makhluk hidup tentunya selalu memiliki penyakit yang kapan saja bisa menyerang, termasuk pada burung puyuh. Penyakit pada burung puyuh dapat muncul karena berbagai macam faktor, sebagian besar terjadi karena salah dalam perawatannya. Perawatan burung puyuh yang tidak baik bisa memunculkan penyakit bagi sang hewan.

    Ada berbagai macam jenis penyakit yang bisa menjangkit burung puyuh, penyakit ini ada yang termasuk ringan sampai dengan berat yang dapat menyebabkan kematian.   


    Jenis-Jenis Penyakit Burung Puyuh & Pengobatannya

    Secara umum, penyakit yang terjadi pada burung puyuh bisa dilihat dari tingkah lakunya yang sedikit aneh dari biasanya. Burung puyuh yang sedang sakit akan terlihat lebih murung dan tidak semangat seperti tidak bergairah.

    Namun, penanganan lebih lanjut perlu dilakukan ketika burung sedang sakit untuk mengetahui penyakit apa yang sedang dirasakan oleh burung puyuh tersebut.

    Agar mengetahui jenis penyakit apa yang dirasakan oleh burung puyuh, sebagai peternak harus mengetahui ilmu jenis-jenis penyakit dan cara penanganannya.

    Berikut ini merupakan jenis-jenis penyakit burung puyuh & pengobatannya :

    1. Penyakit ND (Tetelo) Pada Burung Puyuh

    Penyakit ND atau yang biasa disebut Tetelo merupakan penyakit yang dapat menular dengan persentase kematian yang sangat tinggi. Penyakit ini disebabkan oleh virus paramixovyrus dari cuaca ekstrem yang sedang terjadi dan fisik dari burung puyuh sedang melemah.

    Ketika burung puyuh terkana penyakit ini, akan memperlihatkan gejala seperti kepala berputar tak menentu, sulit bernafas, bunyi ngorok, tinja terlihat berwarna hijau encer, dan terlihat lebih lesu.

    Pengobatan yang perlu dilakukan saat burung puyuh terkena penyakit ND (Tetelo) adalah dengan melakukan sterilisasi kandang untuk membersihkan dari virus yang menempel, membersihkan tempat makan. 

    Jika burung puyuh mengalami kematian, segera pisahkan dari kandang kemudian langsung kubur dengan jarak yang jauh dari kandang agar tidak menular ke burung puyuh yang lain. 


    2. Penyakit Coccidiosis / Berak Berdarah Burung Puyuh

    Penyakit Coccidiosis atau Berak Berdarah juga seringkali menyerang burung puyuh, burung puyuh yang mengalami penyakit ini akan terganggu saluran pencernaannya. 

    Penyakit ini di akibatkan dari virus bakteri yang berasal dari lingkungan kandang yang kurang bersih atau keracunan makanan.

    Secara umum, gejala yang akan terlihat pada burung puyuh yang mengalami penyakit Coccidiosis ini adalah kotoran berdarah dan cair seperti mencret. Nafsu makan burung puyuh juga akan berkurang dan terlihat menggigil kedinginan.

    Agar burung kembali sehat, jaga kebersihan kandang secara berkala dan biarkan litter kering jangan basah. Berikan salah satu obat seperti Tetra Chlorine, Trisula Zuco Tablet, atau Noxal. Tunggu reaksi burung puyuh ketika sudah diberikan obat, apakah sudah ada perubahan atau tidak.


    3. Penyakit Radang Usus Pada Burung Puyuh

    Penyakit ini bisa terjadi karena perawatan burung puyuh yang kurang baik dan kondisi kandang yang tidak terjaga kebersihannya, atau bisa juga karena penularan dari burung puyuh lain. Jangan pernah menyatukan burung sehat dengan yang sedang sakit.

    Penyakit radang usus tidak terjadi begitu saja, tapi diakibatkan oleh bakteri anerobik yang membentuk spora pada tinja puyuh dan menyerang usus. 

    Burung puyuh akan terlihat sangat lesu, mata menutup / merem, dan bulu burung puyuh terlihat kusam.


    4. Penyakit Quail Bronchitis Virus Pada Burung Puyuh

    Penyakit ini disebabkan dari Quail Bronchitis Virus, penyakit ini termasuk penyakit yang sangat menular dan perlu ditangani dengan serius, karena jika tidak bisa menularkan virus pada burung puyuh lain.

    Saat terkena penyakit ini, burung puyuh akan terlihat lebih lesu, mata dan hidung mengeluarkan cairan lendir, badan gemetar, dan batuk bersin. Jika burung puyuh mengalami ciri-ciri tersebut segera lakukan pengobatan.

    Pengobatan burung puyuh yang mengalami penyakit ini dengan memberikan makanan yang bergizi serta sanitasi yang baik dan terjaga kebersihannya.


    5. Penyakit Cacingan Pada Burung Puyuh

    Penyakit ini umumnya terjadi karena kebersihan kandang yang tidak terjaga dengan baik, perawatan rutin perlu dilakukan agar burung puyuh tetap sehat dan dapat produktif menghasilkan telur dengan maksimal.

    Burung puyuh akan terlihat lemas, lesu dan kondisinya kurus. 

    Agar kembali sehat lagi, jaga kebersihan kandang dan sanitasi yang baik bagi burung puyuh. Lakukan hal tersebut secara rutin agar burung puyuh tidak terjangkit penyakit.


    6. Penyakit Snot / Coryza Pada Burung Puyuh

    Penyakit Snot atau Coryza termasuk kategori penyakit burung puyuh yang berbahaya, karena dapat menular dengan sangat cepat dan bisa menyebabkan kematian. Selain itu, penyakit ini juga sangat sulit untuk diobati, bahkan sebagian berpendapat penyakit ini adalah hama bagi para peternak puyuh. 

    Burung puyuh yang terjangkit penyakit Snot atau Coryza karena kebersihan dari kandang yang kurang terjaga dengan baik dan kondisi fisik burung puyuh yang kurang diperhatikan.

    Secara umum, burung puyuh yang terjangkit penyakit snot matanya akan terlihat memerah, berlendir, dan bengkak. 

    Untuk mengobati puyuh yang sudah terkena penyakit Snot / Coryza lakukan vaksin dan pisahkan dari kawanan dengan membuangnya atau membakarnya jauh dari lokasi kandang untuk mencegah adanya penularan.


    Penutup

    Sekian informasi artikel tentang Jenis Penyakit Burung Puyuh & Cara Pengobatannya. Semoga dengan adanya artikel ini bisa memberikan edukasi mengenai penyakit burung puyuh serta dapat mengobati penyakit dengan tepat dan mencegah datangnya penyakit.

    Terimakasih sudah membaca artikel ini sampai habis, jika menurutmu isi dari konten artikel ini memiliki informasi yang bermanfaat, silahkan rekomendasikan dan bagikan artikel ini pada rekan-rekan sekitarmu agar bisa merasakan manfaat yang sama.

    Apabila ada pertanyaan mengenai isi dari artikel ini, tanyakan pada kolom komentar.


    Related Posts

    Posting Komentar