Cara Mengobati Berak Hijau Pada Burung Puyuh

Cara Mengobati Berak Hijau Pada Burung Puyuh - Sebagai seorang peternak burung puyuh, kita akan selalu di tuntut untuk memberikan perawatan yang baik bagi perkembangan dan juga kesehatan tubuh sang burung. Perawatan yang baik pada burung puyuh akan menghasilkan produksi telur yang maksimal.

foto: instagram @savillefresh_

Selain perawatan yang baik, informasi mengenai penanganan ketika burung puyuh sedang jatuh sakit pun harus kita ketahui. Mengetahui teknik perawatan dan juga penanganan ketika burung puyuh sedang sakit akan membantu kita nantinya.

Ada beberapa jenis penyakit yang sering muncul pada burung puyuh, dari yang tergolong ringan sampai berat yang mengakibatkan kematian. Munculnya penyakit pada burung puyuh bisa terjadi karena berbagai macam faktor, bisa terjadi karena pakan, cuaca, atau kondisi kandang yang sangat buruk.

Salah satu penyakit yang sering dijumpai para peternak burung puyuh adalah penyakit berak hijau. Penyakit berak hijau ini sangat mengganggu para peternak puyuh, karena akan mempengaruhi kondisi tubuh dari burung puyuh.


Cara Mengobati Berak Hijau Pada Burung Puyuh

Ketika burung puyuh terserang penyakit, hal yang perlu dilakukan oleh peternak adalah menganalisa penyakit apa yang sedang menyerang hewan ternak kita. Karena beberapa penyakit bisa memberikan gejala yang hampir sama. Maka dari itu, kita harus cermat dalam mendiagnosis penyakit yang menyerang burung puyuh agar penanganannya tepat.

Berak hijau atau yang dikenal juga dengan nama kolera merupakan penyakit pada burung puyuh yang bersumber salah satunya dari bakteri Pasteurella Multocida.

Penyakit berak hijau terjadi karena kandang yang ditempati burung puyuh kurang baik dalam segi kebersihannya, apalagi ketika musim penghujan yang menyebabkan lembab akan semakin cepat penyebaran penyakit berak hijau ini. Akan lebih baik kandang di bersihkan secara rutin setiap beberapa hari atau minggu.

Burung puyuh yang mengalami sakit berak hijau, akan mengalami beberapa gejala yang menunjukkan sedang terserang penyakit berak hijau. Gejala ini bisa dikenali dengan mudah jika kita mengetahuinya.


Gejala-Gejala Berak Hijau Burung Puyuh

Berikut ini merupakan gejala-gejala penyakit berak hijau pada burung puyuh :

  1. Nafsu makan menurun.
  2. Berak berwarna hijau.
  3. Pada bagian lututnya terlihat bengkak.
  4. Pial pada bagian bawah bengkak.
  5. Mengeluarkan suatu cairan dari dalam mulut.

Setelah membaca gejala-gejala seperti di atas, cek apakah burung puyuh mengalami gejala yang serupa atau tidak. Jika gejalanya sama, ada kemungkinan burung puyuh terserang penyakit berak hijau.

Mengobati Penyakit Berak Hijau Pada Burung Puyuh
Apabila burung puyuh sudah di diagnosis terserang penyakit berak hijau sesuai dengan gejalanya, maka yang perlu dilakukan adalah memberikannya pengobatan. 

Pengobatan yang dapat bisa dilakukan untuk penyakit berak hijau, seperti berikut ini :
1. Penyakit berak hijau yang bersumber dari bakteri Pasteurella Multocida bisa di obati dengan memberikan obat antibiotik khusus unggas. Nama obat ini adalah Koleridin, pemberiannya cukup mudah, hanya dengan mencampurkan obat tersebut ke dalam wadah air minum untuk puyuh. 

2. Penyakit berak hijau karena kekurangan pakan. Pengobatan yang perlu dilakukan adalah dengan menambahkan pakan ke dalam wadah pakan lebih banyak dari sebelumnya. Kondisi kesehatan dari burung puyuh akan kembali normal dengan sendirinya.

Penutup

Sekian konten artikel tentang Cara Mengobati Berak Hijau Pada Burung Puyuh. Semoga bisa memberikan informasi yang tepat serta bermanfaat mengenai burung puyuh untuk Anda yang membacanya. 

Anda bisa membaca artikel lainnya mengenai Burung Puyuh dengan memilih kategorinya, atau konten artikel lainnya yang ada pada website ini. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan konten artikel.

Terimakasih sudah membaca dan menyimak artikel ini sampai habis, jika artikel ini berisi informasi yang bermanfaat bagi Anda, silahkan bagikan konten artikel ini pada rekan-rekan sekitarmu agar mereka dapat manfaat yang sama. 

Apabila ada pertanyaan seputar dengan isi dari artikel ini, tuliskan dan tanyakan pada kolom komentar, ya.


Related Posts

Posting Komentar