Entri Populer

3+ Perbedaan Antara Burung Dara dan Burung Merpati

Posting Komentar

Mengenal Perbedaan Antara Burung Dara dan Burung Merpati - Jenis hewan yang hidup di muka bumi ini sangat banyak sekali yang telah dikenal oleh manusia. Terdapat beberapa hewan yang mungkin disenangi oleh sebagian orang. Salah satu hewan yang disenangi yaitu adalah burung.

foto : instagram @acpmbf7

Burung seringkali menjadi hewan peliharaan beberapa orang yang memang menyukainya. Sebagai contoh adalah burung merpati dan burung dara. Akan tetapi, beberapa orang belum mengetahui perbedaan di antara keduanya. 

Apakah Anda pernah menjumpai burung merpati? Apakah Anda sudah mengetahui perbedaan di antara keduanya? Kemungkinan bagi seseorang yang masih awam di dalam dunia burung, pasti masih bingung dan merasa kesulitan di dalam membedakannya.

Jika sudah pernah menjumpai burung dara atau burung merpati, tapi belum mengenal perbedaan keduanya maka Anda dapat menyimak penjelasannya berikut ini.


Mengenal Burung Dara dan Burung Merpati

Apa Itu Burung Dara?

Burung dara secara istilah adalah istilah yang digunakan untuk menyebut burung pada keluarga columbidae yang memiliki ukuran yang kecil. Akan tetapi, penyebutan tersebut tidak konsisten. 

Oleh karena itu, pada saat ini penyebutannya dilakukan dengan nama yang sama, sehingga burung dara dan burung merpati bagi istilah secara umum di masyarakat tidak ada bedanya. Penyebutan burung dara digunakan untuk spesies yang lebih kecil di dalam praktik ortinologi.


Apa Itu Burung Merpati?

Burung merpati adalah burung yang memiliki kemampuan khusus untuk bisa pulang ke rumahnya sendiri. Bahkan beberapa jenis burung merpati memiliki kemampuan keket, giring yang memiliki manfaat untuk bisa dimainkan. 

Hal itu berlaku untuk merpati tinggi atau merpati balap. Penyebutan burung merpati digunakan untuk spesies yang lebih besar di dalam praktik ortinologi.

Baca Juga :

Jadi, kesimpulannya adalah beberapa daerah memiliki ciri khas tersendiri untuk menyebut sesuatu. Hal itu termasuk digunakan ketika nenyebut burung dara yang merupakan burung merpati. 

Pada dasarnya perbedaan kedua burung ini hanya pada penyebutan di antara keduanya. Akan tetapi, permasalahannya adalah orang terlanjur mengklaim kedua burung tersebut. Burung merpati diklaim tidak ada yang bernama merpati balap alias burung dara. 

Sementara itu, burung dara tidak diklaim merpati, dimana yang dimaksudkan adalah merpati kipas. Namun, sebenarnya keduanya termasuk satu sepesies dan sama.


Perbedaan Burung Dara dan Burung Merpati

Ciri - Ciri

Keduanya termasuk burung yang memiliki badan gempal dan leher yang pendek, paruh yang dimiliki berbentuk ramping dan cere nya berair. Di banyak kota, burung merpati dikenal juga sebagai merpati karang liar yang berasal dari spesies famili columbidae.


Makanan

Burung dara atau burung merpati sama-sama memakan biji-bijian. Contohnya adalah biji rumput, gandum, padi, jagung, buah-buahan dan tanaman.

Induk burung dara jantan maupun betina akan menghasilkan zat yang bernutrisi tinggi, yaitu "susu tembolok" untuk memberi makan anak-anak mereka.


Siklus dan Masa Kawin

Burung ini berkembang biak dengan cara bertelur dan ketika masuk pada siklus masa kawin maka  burung yang jantan akan memunculkan perilaku yang berbeda daripada biasanya karena perilaku tersebut dijumpai pada burung yang memiliki jodoh.

Burung yang jantan akan merayu dan menempel betina melalui perilaku yang unik. Melalui menggembungkan tembolok dan mengembangkan bulu, serta merebahkan kedua sayapnya.

Setelah melalui perkawinan keduanya akan membentuk sarang dari ranting dan lainnya. Burung yang siap kawin berada pada umur 5-8 bulan. Burung yang betina akan menghasilkan 1 atau 2 butir telur setelah burung betina mengalami proses perkawinan dan bertelur pada hari ke 7-10 setelah kawin.


Penutup

Sekian artikel tentang Mengenal Perbedaan Antara Burung Dara dan Burung Merpati. Semoga dengan adanya konten artikel ini dapat menambah wawasan baru serta bermanfaat untuk Anda yang membacanya. 

Terimakasih sudah membaca konten artikel ini sampai akhir, mohon maaf apabila terdapat kata-kata yang kurang baik dalam penulisan artikel ini. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan dan rekomendasikan juga pada rekan-rekan disekitarmu.

Jika ada pertanyaan atau request pembahasan artikel, bisa tulis pada kolom komentar ya.

Related Posts

Posting Komentar